Saya pernah bermusuhan dengan saudara kandung. Tapi akhirnya sekarang malah bekerjasama dengan baik, saling pengertian, karena sudah mengerti sifat masing2. Bisa menerima kelemahan dan kekurangan saudara. Dan dapat meminta bantuan dengan kelebihan yang ada pada saudara.
Begitu juga dengan teman, ada kalanya kita sangat intim dan ada kalanya kita saling menjauh karena suatu perkara sepele. Secara tidak kita sadari bahwa kita sebenarnya telah melangkah lebih dalam tingkat hubungan personal dengan teman tersebut. Kita tau sifat teman kita begitu pula mereka memandang kita. Dan apapun kesalahan kita pastilah akan terhapus oleh sejarah kebersamaan pertemanan yang telah lama. Maka berbaik sangkalah kepada teman, beri mereka perhatian lebih seperti yang pantas mereka dapatkan dari dirimu.
Saya menulis ini untuk berusaha memahami arti kehidupan di dunia ini. Bagaimana bersikap dan berinteraksi dengan sesama. Sifat kita dapat berubah, mengikuti lingkungan dan pergaulan. Sikap saya yang keras dan kekanak-kanakan pada akhirnya akan hilang. Beruntung sekali mempunyai kesempatan untuk bergaul dengan teman-teman di Bali ini. Mereka telah ngajari dengan sabar seorang dengan pribadi yang keras seperti saya.
Semoga di masa datang, kita bisa saling terus berhubungan layaknya saudara yang telah mengerti sifat dan watak masing-masing. Dapat saling meminta bantuan layaknya saudara sendiri dengan kepercayaan penuh.